fikiran positif/www.addysumoharjo.com

Banyak orang yang hidup dalam kemiskinan dan hutang bertumpuk. Apa saja usaha yang dilaksanakan selalu gagal. Kemalangan dan kesialan tidak pernah putus mendatangi kehidupannya.
Apa penyebabnya?  Banyak penyebabnya.  Di antaranya, fikiran dan perasaan.
Hanya sebelumnya perlu diketahui bahwa  Allah SWT  tidak menghendaki hamba-hambanya hidup seperti itu, seperti tersurat dalam Surat An Nur ayat 55. Allah SWT menjanjikan kekuasaan dan kemenangan bagi orang yang beriman.
Kembali kepada fikiran dan perasaan; apa yang selalu dirasakan dan difikirkan oleh seseorang itu cenderung  menjelma menjadi kenyataan. Orang yang selalu berfikir dan merasa hidup miskin, melarat, terhina, putus asa , tidak punya harapan, stres dan rasa tertekan berkepanjangan, umumnya cenderung selalu mengalami keadaan terpuruk secara berulang ulang.
Itu artinya, jika ingin bebas dari kemiskinan dan kesialan, hindarilah perasaan dan fikiran negatif tadi. Selama fikiiran dan perasaan negatif itu masih bercokol didalam diri. maka apa saja usaha yang dilaksanakan kemungkinan akan menemui kegagalan, walau tentu ada pengecualiannya.
Jika ingin bebas dari kemiskinan dan kesialan, seseorang harus berusaha memutus matarantai kesialan dan kemalangan itu dengan merubah fikiran dan perasaannya menjadi positip. Selalu merasa bahagia, aman, nyaman , hidup berkecukupan, penuh harapan dan kemenangan. Jika seseorang bisa merubah fikiran dan perasaannya jadi positip dan tidak terpengaruh dengan kenyataan yang ada, niscaya dia akan keluar dari kondisi terpuruk itu dengan cara yang tidak bisa diduga.

Cobalah, dan selamat mencoba!